Penjelasan dasar tentang NYERI SENDI

Attention, open in a new window.  Email

Sendi adalah tempat di mana tulang saling berhubungan. Sendi dibentuk oleh dua tulang atau lebih. Di dalam tubuh manusia terdapat sekitar 250 buah sendi yang memungkinkan manusia dapat bergerak. Tanpa sendi, tubuh kita akan kaku seperti patung.

Karena jumlahnya banyak, sendi cukup sering mengalami sakit. Kenyataannya, hampir semua orang pernah menderita nyeri sendi selama hidupnya.

Sebagian besar masyarakat (dan bahkan beberapa dokter) memiliki anggapan yang keliru bahwa semua nyeri sendi diakibatkan oleh penyakit rematik atau asam urat. Penyakit lain yang sering dianggap secara salah sebagai penyebab nyeri sendi adalah kolesterol, osteoporosis dan bahkan “flu tulang”.

Penyakit rematik dan asam urat memang dapat menyebabkan nyeri sendi, akan tetapi sebenarnya tidak banyak nyeri sendi yang disebabkan oleh penyakit rematik dan asam urat. Atau dengan kata lain, sebagian besar nyeri sendi yang dialami oleh seseorang tidak disebabkan oleh penyakit rematik atau asam urat, tetapi oleh penyakit lain.

Kolesterol dan osteoporosis tidak pernah menyebabkan nyeri sendi. Sungguh memprihatinkan bahwa cukup banyak dokter (dan tentu masyarakat awam) yang beranggapan secara keliru bahwa kadar kolesterol yang tinggi dan osteoporosis dapat menyebabkan nyeri sendi. Banyak dokter yang melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dan trigliserid serta pemeriksaan osteoporosis pada pasien dengan keluhan nyeri sendi. Pemeriksaan semacam itu tentu saja tidak bermanfaat dan hanya merupakan pemborosan uang saja.

Sementara itu, ”flu tulang” merupakan istilah yang salah kaprah, karena tulang tidak pernah mengalami ”flu”. Nyeri persendian yang dialami mereka yang sedang mengidap ”flu” sebenarnya adalah bagian dari gejala-gejala infeksi akut yang disebabkan oleh virus, bukan karena tulang mengalami ”flu”.

Anggapan yang salah akan menyebabkan salah diagnosis dan salah pengobatan. Oleh sebab itu, tidak mengherankan apabila cukup banyak nyeri sendi yang tidak sembuh meskipun telah memperoleh pengobatan dari dokter, karena didasarkan pada diagnosis dan pengobatan yang salah.

Pendapat bahwa nyeri sendi berarti penyakit rematik dan asam urat harus mulai ditinggalkan. Ada banyak penyakit lain yang jauh lebih sering menyebabkan nyeri sendi dibanding penyakit rematik dan asam urat.